2011, Makin Semangat

Dunia Teknologi Informasi merupakan dunia yang dinamis dan cepat sekali berkembang. Jika kita fokus dan mengikuti perkembangannya, maka kita selalu sering dihadapkan dengan hal-hal baru (tentunya dengan tidak melupakan hal-hal lama yang menjadi pondasi kita dalam mengikuti perkembangan TI saat ini).

Di tahun baru ini (2011), segudang informasi mengenai perkembangan teknologi sudah mulai tercium sejak tahun sebelumnya. Hal tersebut selalu membuat setiap orang menantikan pada saat realisasinya.

Spesifik pada area infrastruktur teknologi informasi, Indonesia mulai memasuki era yang dikenal Cloud Computing. Walaupun sebenarnya bukan barang baru, namun Cloud Computing akan menjadi trend untuk perusahaan yang ingin memperhitungkan biaya IT sebagai biaya operasional. Tentunya ini menguntungkan bagi kedual belah pihak, dimana sebagai penyedia jasa diuntungkan adanya inovasi baru yang bisa dijual menjadi solusi bagi perusahaan dan bagi pengguna yang tidak perlu pusing memikirkan kerumitan infrastruktur yang ingin dipakai untuk menjadi salah satu penggerak roda bisnisnya.

Pertanyaan yang selalu dilontarkan adalah, apakah aman menggunakan Cloud Computing? Lalu apakah lapangan pekerjaan IT akan berkurang jika sudah ada Cloud Computing? Dan masih banyak mitos-mitos lainnya. Rekan saya Narenda Wicaksono, pernah menulis tentang mitos ini, bisa anda baca di blog beliau: http://blog.narenda.com/2010/11/berbagai-mitos-it-pro-seputar-cloud-computing/.

Selain mengenai Cloud Computing, perkembangan di area teknologi Messaging & Communication (bidang yang banyak saya geluti) juga akan makin berkembang. Hal ini juga didukung oleh mulai maraknya inovasi di bidang smartphone dengan berbagai platform yang akan membantu end user bisa selalu tersinkronisasi dan bisa melakukan aktivitas sehari-hari tanpa harus selalu ada di kantor.

Terakhir, apa yang sudah saya capai sebelumnya yaitu penghargaan Microsoft Most Valuable Professional di bidang Exchange Server pada tahun 2008, 2009 dan 2010 kini diteruskan pada tahun 2011 ini. Ini adalah penghargaan yang keempat kali saya terima berturut-turut sejak 2008. Tentunya bukan kepuasan yang saya harapkan dari diri saya, tetapi semoga penghargaan ini menjadi pemicu untuk saya bisa lebih baik lagi membagikan apa yang sudah saya dapatkan ke komunitas. Penghargaan ini juga tidak akan tercapai tanpa dukungan dari semua elemen di komunitas. Akhir kata, saya sangat berterima kasih untuk rekan-rekan di komunitas yang selalu eksis dalam berbagi informasi di dunia teknologi informasi. Semoga hal tersebut juga menjadi pendorong untuk rekan-rekan supaya bisa mendapatkan penghargaan MVP juga.

MVP_Horizontal_FullColor

 

Salam,

Raymond Engelbert

Membersihkan Disconnected Mailbox pada Exchange 2007/2010

Disconnected Mailbox, seperti yang telah kita ketahui merupakan sebuah mailbox yang berada dalam kondisi tidak terkoneksi akibat dari penghapusan suatu mailbox. Disconnected Mailbox sendiri bertujuan untuk memberi kesempatan pada pengelola Exchange Server untuk menyelamatkan mailbox jika terjadi kesalahan penghapusan mailbox ataupun ingin melakukan investigasi pada isi mailbox dari sebuah mailbox yang telah dihapus.

Namun, setiap kali kita menghapus mailbox, maka daftar Disconnected Mailbox akan bertambah. Sementara jika kita menganggap semua mailbox yang sudah dihapus tidak perlu di backup lagi, maka kita harus membersihkan Disconnected Mailbox tersebut.

image

 

Pada Exchange 2007 serta 2010, untuk menghapus Disconnected Mailbox, harus kita lakukan melalui Exchange Management Shell. Berikut adalah caranya:

1. Buka Exchange Management Shell.

2. Jalankan perintah berikut:

$Users = Get-MailboxStatistics -Database "<nama mailbox database>" | Where { $_.DisconnectDate -ne $null } | Select DisplayName,MailboxGuid

3. Kemudian jalankan sebuah perintah lagi:

$Users | ForEach { Remove-Mailbox -Database "<nama mailbox database>" -StoreMailboxIdentity $_.MailboxGuid -Confirm:$false }

4. Disconnected Mailbox akan terhapus seluruhnya.

image

 

Semoga informasi ini berguna.

 

Salam,

Raymond Engelbert

Lync Client 2010 vs OCS 2007 R2 (Unsupported Scenario)

Seperti yang kita ketahui, Lync merupakan nama pengganti sekaligus penerus dari Office Communications Server 2007 R2, yang mana sudah masuk fase rilis. Lebih detail bisa cek di http://www.microsoft.com/lync.

Nah, sesuai requirements dari produk Lync sendiri, kita harus mempunyai Lync Server 2010 dan pada sisi pengguna menggunakan Lync Client 2010. Pertanyaannya, apakah Lync Client 2010 bisa digunakan untuk mengakses akun pada OCS 2007 R2?

Secara umum dan secara aturan, tidak bisa alias tidak di support. Yang akan anda dapatkan adalah hal seperti ini bila mencoba login melalui Lync Client 2010 ke OCS 2007 R2:

clip_image002

 

Ya, karena server yang digunakan bukanlah Lync Server 2010 melainkan satu versi sebelumnya yaitu OCS 2007 R2. Lalu, kalau mau membandel sedikit bagaimana? Ada caranya, namun sebelum mencoba atau menerapkan, saya tegaskan sekali lagi skenario ini tidak di support yang artinya bila terjadi problem, anda tidak bisa meminta support dari pemilik produk dan tidak bisa klaim untuk mendapatkan support. Jadi, penggunaan ini hanya sebatas untuk coba-coba maupun lab.

OK, langsung ke inti permasalahan. Untuk bisa mengakses, anda harus menambahkan sebuah registry pada:

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Policies\Microsoft\Communicator

Registry yang harus ditambahkan adalah DisableServerCheck berupa DWORD value yang diberi nilai 1.

Maka, ketika anda mencoba login, ini yang anda dapatkan:

Capture

 

Bahkan anda bisa melakukan percakapan teks, audio, video maupun share desktop:

image

 

Nah, berarti bisa jalan dong? Tunggu dulu. Karena skenario ini tidak di support, tentunya tidak akan berjalan sempurna. Anda akan mengalami masalah dengan address book, sehingga seperti yang telah saya sebutkan sebelumnya, kita tidak bisa klaim support untuk hal ini. Use at your own risk. Tapi kalau untuk sekedar lab ataupun coba-coba, bolehlah. Untuk production saya tidak menyarankan.

clip_image002[5]

 

Semoga informasi ini berguna.

 

Salam,

Raymond Engelbert

Vulnerability pada OWA (Microsoft Security Advisory 2401593)

Pada 14 September 2010 lalu, Microsoft merilis sebuah saran keamanan yang terkait adanya vulnerability pada Outlook Web Access (OWA). Hal ini dirilis pada Microsoft Security Advisory (2401593), dimana pada vulnerability ini, jika penyerang berhasil melakukan exploit, maka penyerang dapat membajak sesi authentikasi pada OWA. Yang membahayakan adalah ketika penyerang berhasil mengambil alih maka penyerang bisa melakukan aksi atas nama user name kita tanpa sepengetahuan kita.

Versi Exchange Server yang terkena impact dari vulnerability ini adalah:

– Microsoft Exchange Server 2003 Service Pack 2

– Microsoft Exchange Server 2007 Service Pack 1

– Microsoft Exchange Server 2007 Service Pack 2

 

Sementara versi Exchange Server yang tidak terkena impact dari vulnerability ini adalah:

– Microsoft Exchange Server 2000 Service Pack 3

– Microsoft Exchange Server 2007 Service Pack 3

– Microsoft Exchange Server 2010

– Microsoft Exchange Server 2010 Service Pack 1

 

Untuk pengguna versi Exchange yang terkena impact disarankan untuk melakukan upgrade ke versi Exchange yang tidak terkena impact. Selain itu beberapa saran yang bisa diikuti untuk melimitasi vulnerability yang ada:

Disable Rules by using Segmentation

Untuk Exchange 2007: How to Manage Segmentation in Outlook Web Access.

Untuk Exchange 2003: Microsoft Knowledge Base Article 833340.

Disable the Options panel by using UrlScan

How To: Microsoft Knowledge Base Article 2299129.

 

Referensi lengkap mengenai Vulnerability ini:

Microsoft Security Advisory (2401593), Vulnerability in Outlook Web Access Could Allow Elevation of Privilege: http://www.microsoft.com/technet/security/advisory/2401593.mspx.

CVE-2010-3213: http://www.cve.mitre.org/cgi-bin/cvename.cgi?name=CVE-2010-3213.

 

Salam,

Raymond Engelbert

Password lama masih bisa digunakan ketika password sudah diganti pada Outlook Web Access (OWA) Exchange Server

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa Outlook Web Access sebagai fasilitas Webmail dari Exchange Server mempunyai salah satu fitur yaitu Change Password. Kita bisa mengganti password yang sehari-hari kita gunakan untuk mengakses email kita melalui Outlook Web Access (OWA).

image

 

Nah, sesudah kita mengganti password dari OWA tersebut, ada suatu periode dimana dalam 15 menit kita bisa mengakses OWA dengan menggunakan password lama dan password baru kita? Mengapa bisa begitu?

Salah satu alasan yang paling tepat adalah, OWA ada pada web services (IIS) dan secara desain hal itu dipengaruhi faktor latency pada IIS itu sendiri yang dikontrol oleh Registry.

Jadi, apakah aman? Dari sisi keamanan, dengan berpedoman pada setiap password user hanya user tersebut yang mengetahuinya maka hal ini tidak ada hubungannya dengan keamanan. Namun, bila ada yang paranoid dan menganggap hal ini tidak bisa ditolerir, maka dengan mengacu pada knowledge base berikut:

http://support.microsoft.com/kb/267568

Maka kita bisa melakukan perubahan pada registry agar ketika password diganti, password lama sudah tidak bisa digunakan pada OWA.

Caranya adalah dengan menambahkan registry DWORD UserTokenTTL pada HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\InetInfo\Parameters. Nilai yang bisa diberikan pada registry tersebut berkisar dari 0 – 0x7fffffff (dalam satuan detik).

image

 

Setelah registry ditambahkan, lakukan iisreset dari command prompt. Kemudian coba lakukan penggantian password lagi melalui OWA dan anda akan mendapatkan bahwa password lama tidak bisa dipakai kembali (sudah di flush) sesuai rentang waktu yang telah anda definisikan sebelumnya.

Sebagai catatan, hal ini dilakukan pada Front End Server di Exchange Server 2000 dan Exchange Server 2003 dan pada Client Access Server di Exchange 2007 dan Exchange 2010.

Akhir kata, selamat mencoba.

Referensi tambahan: http://support.microsoft.com/default.aspx?scid=kb;en-us;152526.

 

Salam,

Raymond Engelbert

Update Rollup 1 untuk Exchange 2010 SP1 (KB2407028)

Pada tanggal 4 Oktober 2010 lalu, Update Rollup 1 untuk Exchange 2010 SP1 telah dirilis. Bagi anda yang sudah menggunakan Exchange 2010 SP1, bisa melakukan update Rollup ini melalui Windows Update ataupun mengunduhnya melalui tautan berikut ini:

http://www.microsoft.com/downloads/en/details.aspx?FamilyID=a371fa96-e85b-4a4f-8242-15d56595d0ec&displaylang=en

Update tersebut memperbaiki sedikit isu berikut:

http://support.microsoft.com/kb/2028967

http://support.microsoft.com/kb/2251610

http://support.microsoft.com/kb/978292

Beberapa informasi terkait update ini juga bisa dibaca pada blog dari MSExchangeTeam:

http://msexchangeteam.com/archive/2010/10/07/456538.aspx

 

Salam,

Raymond Engelbert

Software Update 1 untuk Forefront TMG SP1

Isu yang pernah terjadi terkait rilis Exchange 2010 SP1 pada Forefront TMG SP1 seperti diberitakan sebelumnya:

http://blogs.technet.com/b/isablog/archive/2010/09/01/problems-when-installing-exchange-2010-service-pack-1-on-a-tmg-configured-for-mail-protection.aspx

Sudah ada patch untuk problem ini yaitu Software Update 1 for Forefront TMG SP1. Lebih detail mengenai apa saja yang diperbaiki selain terkait isu pada Exchange 2010 SP1 bisa dibaca disini:

http://blogs.technet.com/b/isablog/archive/2010/09/20/software-update-1-for-microsoft-forefront-threat-management-gateway-tmg-2010-service-pack-1-now-available-for-download.aspx

http://blogs.technet.com/b/yuridiogenes/archive/2010/09/20/software-update-1-for-microsoft-forefront-threat-management-gateway-tmg-2010-service-pack-1.aspx

Untuk Software Update 1 for Forefront TMG SP1 (rilis 20 September 2010) sendiri bisa diunduh di:

http://www.microsoft.com/downloads/en/details.aspx?FamilyID=695d0709-0d8b-45ee-afdb-727c4428ca4d&displaylang=en

 

Salam,

Raymond Engelbert

Microsoft Office 2010 Filter Packs

Anda yang sudah pernah melakukan implementasi Exchange 2010, pasti mengetahui bahwa Office Filter Pack merupakan salah satu Prerequisite sebelum melakukan instalasi Hub Transport dan Mailbox server. Saat Exchange 2010 versi RTM, yang kita gunakan adalah 2007 Office System Converter- Microsoft Filter Pack. Sementara untuk Exchange 2010 SP1 harus menggunakan Microsoft Office 2010 Filter Packs.

Sesungguhnya, apakah Office Filter Packs tersebut?

Filter Pack merupakan single point distribution untuk Office IFilters. IFilters sendiri merupakan komponen yang membuat search services untuk melalukan index terhadap isi/content dari jenis file tertentu. IFilters digunakan bersama Microsoft Search Service yaitu Exchange, Sharepoint, SQL dan Windows Search.

Format yang didukung:

– Legacy Office (97-2003; .doc, .ppt, .xls)

– Metro Office (2007; .docx, .pptx, .xlsx)

– Zip

– OneNote

– Visio

– Publisher

– Open Document Format

 

Untuk anda yang sudah melakukan impelementasi Hub Transport dan Mailbox Role Exchange 2010 RTM dengan prerequisite Office Filter Pack 2007, tetap disarankan untuk upgrade Filter Pack nya ke Office 2010 Filter Packs.

Referensi tambahan: http://technet.microsoft.com/en-us/library/ee732397.aspx

 

Salam,

Raymond Engelbert

Microsoft Lync, nama baru untuk OCS

Pada tanggal 13 September 2010 lalu, Microsoft mengumumkan versi Release Candidate (RC) dari Microsoft Lync, versi terbaru dari salah satu solusi Microsoft Unified Communications. Rilis pers mengenai berita Microsoft Lync ini bisa dibaca di http://www.microsoft.com/Presspass/press/2010/sep10/LyncPR.mspx.

Tapi tunggu dulu, pernahkah anda mendengar nama Microsoft Lync sebelumnya? Produk apakah itu?

Sebelumnya, beberapa dari anda mungkin sudah familiar dengan Microsoft Office Communications Server (yang dulu dikenal dengan nama Microsoft Live Communications Server). Versi terakhir dari produk ini adalah Microsoft Office Communications Server 2007 R2, yang mana mencakup:

Microsoft Office Communications Server 2007 R2 –> Server.

Microsoft Office Communicator 2007 R2 –> Client.

Microsoft Office Communications Online –> Service.

Microsoft Office Communicator Web Access –> Web Client.

Microsoft Office Communicator Mobile –> Mobile.

Nama produk-produk tersebut berdiri sendiri-sendiri berdasarkan fungsionalitasnya, sehingga terkadang kita mesti menjelaskan satu per satu sesuai dengan namanya. Oleh karena itu, banyak dari kita sering menerjemahkan kelima hal diatas kedalam satu kata yaitu OCS (kependekan dari Office Communications Server) supaya mempermudah komunikasi ataupun pembicaraan mengenai produk-produk tersebut. Sebagai contoh, untuk Communicator seringkali kita sebut OCS Client.

Atas dasar inilah, Microsoft membuat sebuah nama yang bisa digunakan untuk mewakili produk-produk tersebut. Pada akhirnya, nama yang dipilih adalah Lync. Pertanyaan berikutnya adalah mengapa nama Lync yang dipilih? Lync sendiri merupakan gabungan dari 2 kata yang menggambarkan solusi dari produk ini (Unified Communications) yang bertujuan untuk menyambungkan (Link) dan mensinkronkan (Sync) sehingga digabung menjadi Lync, solusi tentang menghubungkan setiap orang dalam berkomunikasi melalui cara baru, kapan saja dan dimana saja.

image

 

Jadi, sebagai brand baru, Lync dapat dipadankan dengan OCS sebagai berikut:

Product

2010 Release

2007 Release

Family

Microsoft Lync

Microsoft Office Communications

The server

Microsoft Lync Server 2010

Microsoft Office Communications Server 2007 R2

The client

Microsoft Lync 2010

Microsoft Office Communicator 2007 R2

The service

Microsoft Lync Online

Microsoft Office Communications Online

The web client

Microsoft Lync Web App

Microsoft Office Communicator Web Access

 

Bagi anda yang ingin mencoba versi Release Candidate dari Lync ini, bisa menuju ke tautan berikut ini: http://technet.microsoft.com/en-us/evalcenter/ff808407.aspx.

Lebih lanjut mengenai informasi ini bisa dibaca di blog dari Unified Communications team dari Microsoft: http://blogs.technet.com/b/uc/archive/2010/09/13/introducing-microsoft-lync-the-next-ocs.aspx.

 

Salam,

Raymond Engelbert

RTCDATAPROXY tidak mau start pada OCS 2007 R2 Edge Role

Jika anda pernah mengalami service RTCDATAPROXY tidak mau start pada saat instalasi OCS 2007 R2 Edge Role:

Capture20

 

Solusinya adalah mengacu pada Knowledge Base http://support.microsoft.com/kb/941724. Pada Knowledge Base tersebut disebutkan bahwa penyebab dari gagalnya RTCDATAPROXY untuk start adalah Authenticated Users group tidak masuk ke dalam local Users group. Hal ini dikarenakan OCS 2007 R2 Edge Role sama sekali tidak join domain, sehingga perlu diperhatikan bahwa permission yang diberikan haruslah cukup untuk melakukan instalasi maupun operasional. Berdasarkan solusi tersebut maka kita cukup tambahkan Authenticated Users group pada local Users group.

Caranya adalah:

1. Klik Start, Klik Run lalu ketik lusrmgr.msc, lalu klik OK.

2. Pada jendela Local Users and Groups, klik Groups lalu klik ganda pada Users.

3. Pada kotak dialog Users Properties, klik Add.

4. Pada kotak dialog Select Users, klik Locations, klik untuk memilih nama komputer lokal pada daftar lalu klik OK.

5. Pada kotak dialog Select Users, ketik Authenticated Users dibawah Enter the object names to select.

6. Klik Check Names lalu klik OK.

7. Pada kotak dialog Users Properties klik OK.

8. Tutup jendela Local Users and Groups.

Capture21

 

Setelah selesai, coba start kembali service tersebut, dan service akan berjalan sebagaimana mestinya:

Capture15

 

Akhir kata, semoga berguna.

 

Salam,

Raymond Engelbert